244 Spesies Burung di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Dapat Dukungan Baru Perlindungan

by -52 Views
244 Spesies Burung di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Dapat Dukungan Baru Perlindungan

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminim

Insannews.co.id, BOGOR – Sebagai komitmen untuk mendukung upaya perlindungan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Danone-AQUA bersama Balai TNGHS melakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama di Pusat Suaka Alam Elang Jawa di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Perjanjian ini bertujuan untuk memperkuat fungsi kawasan taman nasional melalui kegiatan pengamanan kawasan hutan serta pelestarian flora dan fauna dengan melibatkan masyarakat.

Inisiatif ini dilakukan sebagai upaya kolaboratif dalam menjaga kawasan TNGHS dan wilayah sekitarnya dari bencana alam dan perambahan hutan serta menjaga kelestarian flora dan fauna di dalamnya.

Baca juga: Pasar Syariah Berkembang Pesat, Asuransi Syariah Hadirkan Solusi Perlindungan dengan Puluhan Produk

Ancaman degradasi juga sedang dialami oleh TNGHS akibat dari pembalakan liar, penambangan emas illegal dan alih fungsi lahan untuk pertanian.

Di dalam kawasan taman nasional dengan luas 113.357 hektare ini, terdapat areal tak berhutan seluas 10.300 hektare.

Padahal TNGHS merupakan taman nasional dengan ekosistem hutan hujan tropis terbesar di Pulau Jawa. Kawasan konservasi ini juga merupakan rumah bagi 244 spesies burung atau setara dengan 50 % dari jumlah jenis burung yang hidup di Jawa dan Bali.

Lebih dari itu, kawasan ini juga merupakan daerah tangkapan air dan menjadi hulu bagi sungai-sungai besar seperti sungai Cisadane dan Cimandiri.

Kepala Balai TNGHS, Ahmad Munawir mengatakan “Hutan memiliki jasa lingkungan yang beragam, salah satunya adalah menjaga air. Seperti Hutan Gunung Halimun Salak yang menjadi hulu dari 115 sungai dari 5 DAS dan menjadi penopang utama supply air untuk masyarakat di Pulau Jawa bagian barat termasuk kota-kota besar seperti Bogor, Sukabumi, Lebak, Tangerang, dan Jakarta.” Kata Kepala balai TNGHS, Rabu (13/4/2022) siang.

Baca juga: Mengenal Tenun Gadod Khas Majalengka yang Terancam Punah, Sudah Ada Hampir Satu Abad

“Upaya perlindungan kawasan taman nasional, termasuk keanekaragaman hayati di dalamnya, harus dilakukan dengan pendekatan pentahelix di mana swasta, media, LSM, masyarakat dan pemerintah saling berkolaborasi. Untuk itu, kami mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terjalin hari ini bersama Danone-AQUA. Ke depannya diharapkan inisiatif ini dapat memperbaiki kondisi ekosistem dan lahan TNGHS sekaligus menjaga keberlanjutan air bagi kita semua”, kata Ahmad.



#Spesies #Burung #Taman #Nasional #Gunung #Halimun #Salak #Dapat #Dukungan #Baru #Perlindungan

Sumber : jabar.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.