BREAKING NEWS, Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Kelangkaan Minyak Goreng Langsung Ditahan Kejagung

by -1000 Views
BREAKING NEWS, Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Kelangkaan Minyak Goreng Langsung Ditahan Kejagung

Insannews.co.id,JAKARTA– Kejaksaan Agung menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, IIW, sebagai tersangka kasus kelangkaan minyak goreng di dalam negeri.

“Tersangka ditetapkan 4 orang. Pejabat eselon 1 Kemendag bernama IWW, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Dengan perbuatan tersangka telah menerbitkan secara melawan hukum persetujuan ekspor terkait komoditi CPO dan produk turunannya ke Permata Hijau Group,  Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan dan PT Musim Mas,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin dikutip dari siaran langsung Youtube Kejaksaan RI, Selasa (19/4/2022).

Dalam kasus ini, tersangka tidak hanya IWW selaki Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Kejagung juga menetapkan tiga pihak lainnya sebagai tersangka.

“Tersangka lainnya yaitu SMA senior manager corporate affair Permata Hijau Group. Tersangka MPT Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, PT, general manager PT Musimas,” kata ST Burhanudin.

Dia menjelaskan, dalam menjalankan perbuatan melawn hukumnya, ketiga tersangka berkomunikasi secara intens dengan IWW.

“Sehingga Permata Hijau Group, Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan dan PT Musimas mendapatkan persetujuan ekspor padahal perusahaan itu bukan perusahaan yang berhak mendapat ekspor,” kata dia.

Baca juga: 5 Basos Cair di Bulan Ini! BLT Minyak Goreng hingga Subsidi Gaji Karyawan, Berikut Cara Mengeceknya

Kata dia, dari hasil penyelidikan, sebagai perusahaan yang distribusikan CPO, tidak sesuai dengan harga penjualan dalam negeri. Juga sebagai perusahaan yang distribusikan CPO ke dalam negeri dan bukan berasal dari perkebunan inti.

“Perbuatan tersangka melanggar pasal 54 ayat 1 huruf a, ayat 2 a, b, e dan f Undang-undang Nomor  7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan, ” katanya.

Tersangka juga melanggar dua keputusan Menteri Perdagangan.

Menurutnya, dari penyelidikan dan penyidikan, sudah ditemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan keduanya sebaga tersangka kasus kelangkaan minyak goreng.

“Adanya pemufakatan antar pemohon dan pemberi izin dalam proses penerbitan persetujuan ekspor. Dikeluarkan persetujuan ekspor ke eksportir yg harusnya ditolak karena tidak penuhui syarat yaitu distribusikan cpo atau mpd tak sesuai penjualan dalam negeri, tidak distribusikan cpo dan rbd ke dalam negeri sebagaimana kewajiban dmo yakni 20 persen,” kata Jaksa Agung.

Ia menambahkan, setelah ditetapkan tersangka, ke empat orang itu langsung ditahan.

“Tersangka IWW dan MPT ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung untuk 20 hari ke depan. 
3. Tersangka SMA dan PT ditahan di Salemba cab Kejari Jakarta Pusat selama 20 hari ke depan,” katanya.

Ditanya soal keterlibatan Menteri Perdagangan, ST Burhanudin menegaskan, jika ada bukti kuat, tak segan untuk memproses hukumnya.

“Siapapun selama alat buktinya kuat, akan kami lakukan,” kata dia.



#BREAKING #NEWS #Dirjen #Kemendag #Tersangka #Kasus #Kelangkaan #Minyak #Goreng #Langsung #Ditahan #Kejagung

Sumber : jabar.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.