Keluarga Almarhumah Asih Sekarning Tak Terima Klarifikasi RSHS Bandung

by -30 Views
Arif Masih Ingat Perlakuan Perawat pada Istrinya, Ini Penuturannya saat Memakamkan Asih Sekarningsih

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

Insannews.co.id, BANDUNG – Klarifikasi pihak RSHS Bandung terkait video di media sosial yang menyebut tenaga medisnya lalai dalam menangani pasien membuat keluarga pasien kecewa. 

Arif Susanto, suami dari Asih Sekarning pasien RSHS Bandung yang meninggal diduga akibat kelalaian petugas RSHS mengatakan, pernyataan Plh Direktur Utama RSHS Bandung Yana Akhmad itu tidak benar dan membuat kecewa keluarga almarhum. 

“Sangat kecewa saya, saya hanya (minta mereka) datang ke rumah minta tanpa tuntutan apa-apa tapi malah bikin klarifikasi yang bikin sakit hati,” ujar Arif, saat ditemui di rumahnya, Gang Samsi II, RT 8/1, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Sabtu (21/5/2022). 

Sebelumnya, pihak RSHS Bandung membantah tenaga medisnya lalai dalam menangani pasien bernama Asih Sekarningsih (34), pasien kanker kulit seperti diviralkan melalui sebuah video di media sosial.  

Di video itu, saat Asih Sekarning kritis dan perlu penggantian oksigen, perawat disebut mengabaikan Asih Sekarning.

Baca juga: Asih Diviralkan Meninggal Telat Oksigen, RSHS Bandung: Maskernya Mengembung, Artinya Berisi Udara

Pihak RSHS mengatakan semua perawatan kepada pasien dilakukan sesuai prosedur, dan pihak rumah sakit menyangkal jika terjadi keterlambatan penggantian tabung oksigen untuk pasien, seperti yang dinarasikan dalam video tersebut. 

Plh Direktur Utama RSHS, Yana Akhmad, mengatakan pihaknya telah mencermati apa yang bisa dilihat dan didengar di video yang viral tersebut, bersama seluruh staf yang terkait dalam pelayanan. 

“Pelayanan yang kami berikan kepada pasien kami, termasuk pasien yang ada di video viral tersebut, telah kami lihat, sesuai dengan prosedur. Sesuai dengan standar pelayanan yang ada di Rumah Sakit Hasan Sadikin ini. Dari pasien datang di IGD, kemudian kami memberikan pelayanan atau perawatan di rawat inap, sampai pasien meninggal pun, itu yang kami berikan sesuai standar, sesuai prosedur,” kata Yana. 

Ia pun mencermati terkait hal yang cukup terfokus dengan pemberitaan video viral tersebut, terutama masalah oksigen. Ia mengatakan terkait dengan pasien tersebut, dapat ditelusuri bahkan dari videonya sendiri bahwa oksigen yang digunakan oleh pasien itu tidak habis. 

Ia mengatakan suplai oksigen dari tabung kepada pasien masih teralirkan, bahkan hal ini jelas terlihat dalam video yang viral. Yana mengatakan hal ini terlihat dari masker pasien yang masih mengembang, angka kadar oksigen dalam tabung, dan adanya tabung cadangan di sekitar tabung yang digunakan. 

“Ada tabung-tabung oksigen, ada masker yang dipakaikan kepada pasiennya, dan ada salurannya maskernya, itu masih menggembung, artinya masih berisi udara. Kalau dilihat dari tabungnya yang terlihat ada angka-angka yang menunjukkan berapa volume oksigen, di situ jadi tidak kosong,” katanya.
 



#Keluarga #Almarhumah #Asih #Sekarning #Tak #Terima #Klarifikasi #RSHS #Bandung

Sumber : jabar.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.