Pemkab Karawang Layangkan Surat Permohonan Pulangkan Narmi TKW yang Diancam Disuntik Mati Majikannya

by -800 Views
Pemkab Karawang Layangkan Surat Permohonan Pulangkan Narmi TKW yang Diancam Disuntik Mati Majikannya

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

Insannews.co.id, KARAWANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang telah melayangkan surat kepada Pemerintah Pusat, ihwal kasus Narmi (40) TKW yang diduga diancam disuntik mati oleh majikannya di Arab Saudi.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri dan Luar Negeri Disnakertrans Karawang Junaedi mengungkapkan, kemarin pihaknya telah melayangkan surat kepada Pemerintah Pusat kaitan mengenai kasus TKW asal Kampung Kobakmanyar, Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat.

Surat tersebut ditujukan kepada Direktur perlindungan WNI dan Bantuan Hukum international (BHI), Dirjen Protokol dan konsuler Kementerian Luar Negeri RI, Direktur PPTKLN Ditjen Binapenta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI.

“Surat sendiri berisi permohonan pemulangan Narmi ke Indonesia, ” katanya kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Sebelumnya kata Junaedi, pihaknya telah melakukan tindak lanjut koordinasi dengan kepala desa dan keluarga pada 7 Juni 2022. Tujuannya untuk diminta keterangan dan kelengkapan berkas pengaduan.

Seperti diketahui Narmi telah hilang kontak selama 13 tahun dengan keluarganya di Kampung Kobakmanyar, Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat sejak menjadi buruh migran di Tahun 2009.

Kabar terakhir yang diketahui keluarga dari teman Narmi di Arab Saudi, bahwa kondisi Narmi sangat memprihatinkan.

Dewi Anari (30) yang merupakan keponakan korban, cerita teman Narmi yang sesama buruh migran, dia hidup sangat menderita di sana. Narmi tidak mendapatkan upah yang jelas.

Bahkan ia juga dilarang berkomunikasi dengan orang luar tentang keadaannya.

Termasuk, kata Dewi,  temannya bercerita bahwa Narmi mendapatkan ancaman ketika ketahuan menceritakan kondisi penderitaan kepada orang luar.

“Kalau ketahuan cerita kata temannya. Narmi diancam akan disuntik mati. Karena majikannya itu punya anak dokter, ” katanya.

Temannya itu meminta agar keluarga mencari cara untuk memulangkan Narmi ke Indonesia.

Sementara sponsor yang menaungi Narmi pergi, kata Dewi, telah bangkrut. (Cikwan Suwandi) 



#Pemkab #Karawang #Layangkan #Surat #Permohonan #Pulangkan #Narmi #TKW #yang #Diancam #Disuntik #Mati #Majikannya

Sumber : jabar.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.