KKB Sandera 15 Pekerja Pembangunan Puskesmas karena Curigai Anggota TNI dan BIN

by -74 Views
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri

Rabu, 8 Februari 2023 – 23:34 WIB

VIVA Politik – Kepala Polda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan 15 orang pekerja pembangunan Puskesmas di Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, yang sempat disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) awalnya dicurigai sebagai anggota TNI dan BIN yang menyamar.

“Jadi, tanggal 4 Januari ini ada kelompok itu datang, yang mereka curigai bahwa 15 pekerja yang akan membangun bangunan puskesmas di Paro itu ada anggota TNI atau BIN di dalam,” kata Mathius usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Hotel Sultan, Jakarta, pada Rabu, 8 Februari 2023.

Maka, kata Mathius, KKB memeriksa warga yang membangun Puskesmas tersebut. Memang, setelah dibangun ada lima orang tidak ada identitas atau pengenal sehingga mereka menahan orang-orang tersebut.

TNI-Polri mengevakuasi 15 pekerja yang disandera KKB Nduga Egianus Kogoya

TNI-Polri mengevakuasi 15 pekerja yang disandera KKB Nduga Egianus Kogoya

Selanjutnya, Mathius langsung memerintahkan kepala Polres untuk berkoordinasi dengan Bupati supaya melakukan evakuasi. Tujuannya agar tidak terjadi pembantaian terhadap mereka yang ditahan KKB. Namun, pendeta setempat sudah lebih dulu mengamankan para pekerja.

“Warga masyarakat yang 15 tadi sudah diamankan oleh bapak pendeta, kami memang sangat berterima kasih kepada pendeta karena tahu ada kejadian itu, langsung dibawa keluar para pekerja itu, karena takut ada korban para pekerja,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Aksi teror kepada 15 orang pekerja pembangunan Puskesmas di Distrik Paro itu terjadi sebelum pesawat Susi Air terbakar. Polda Papua sudah menysusun rencana rapat di Timika supaya ketika pesawat masuk akan dibawa keluar para pekerja ini.

img_title



Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.